Friday, April 13, 2007

Isn't it ironic? (inget lagu Alanis Morisette)

Malam itu, telah begitu larut saya kira. Saya baru saja mengisi blog ini, dan sedikit cari data buat lomba pidato yang akhirnya tidak akan jadi saya ikuti. Saya jadi minder, seumur-umur gak pernah ikut pidato, dan saya samasekali gak berbakat.

Malam telah larut, hanya saja, saya buta waktu. Saat saya agak melek, saya hanya tahu malam beranjak pekat dan saya harus pulang. Saya cepat-cepat menyelesaikan petualangan saya, lalu mengajak kekasih saya ikut pulang.

"Fal, udah? Pulang, yuk?" Ajak saya.
"kamu udah? Bentar atuh, ya."

Saya menunggunya menutup jejaring dunia maya dengan pikiran dipenuhi rasa cemas. Saya tahu, ini bukan kali pertama saya pulang malam, dan bukan juga kali pertama saya dimarahi gara-gara terlambat pulang.

Saya menatap naufal, lalu ia menoleh. Sambil tersenyum ia bilang,
"Happy birthday to you.... Happy birthday to you..."

God! Saya mengalihkan tatap saya ke dinding, tempat dimana saya dapat melihat penunjuk waktu dan terkaget, jarum jam tepat menunjuk angka dua belas, umur saya sudah dua puluh sekarang!!

Naufal masih mengucapkan selamat ulang tahun, sementara saya merajut pikir yang agak menggelikan; seseorang yang seringkali tidak ingat ulangtahunnya sendiri mengucapkan selamat ulangtahun pada orang lain tepat waktu. Isn't it ironic?

No comments: