Monday, April 9, 2007

manja (bukan judul lagu)

Manja. Barangkali kata itu yang menjadi rerangkum alasan kemandekan saya dalam berkarya akhir-akhir ini. Saya terbiasa ditemani dalam menulis. Saya pikir, menyenangkan sekali menulis bersama dan ujung-ujungnya saling kritik. Tapi pemikiran saya rupanya tak berkembang. Setelah teman-teman saya menulis sendiri, saya masih ketergantungan dan selalu minta ditemani. Saya tak kunjung mandiri. Padahal, menurut kawan saya, dalam hidup yang dilumuri dengan humor dan tragedi, dalam keseharian yang seringkali dilewati hanya dengan lamunan dan ucap penuh simpang, saya cocok sekali jadi penulis. Tapi saya kadung menjadi manusia pembosan, malas dan menatap miris diri, tanpa berambisi apapun yang heroik. Akhirnya, untuk menghindari manja, saya mungkin harus beradaptasi dengan makna heroik. Barangkali, dengan sedikit alih makna heroisme, saya takkan lagi manja. semoga.

No comments: