Wednesday, July 18, 2007

jejakkata

(tak bisa memberi judul untuk yang satu ini)

Di sebuah tempat serupa rumah ibadah
Orang-orang berdzikir tentang Tuhan-Tuhan palsu
Mengutuk setan berwujud angin dari barat
Lalu berseru lantang Tuhan Maha Besar, entah berapa ratus kali
Dalam doa mereka menghujat
Siapapun yang tak mengamini mereka

Di simpang jalan,
Mereka menutup semua gerbang
Dan berkata-kata hanya dengan satu bahasa
Yang mereka yakini sebagai kata-kata Tuhan

Ah, anjing, katanya Tuhan itu Maha Anu,
Tapi kita selalu sibuk melembagakan diri-Nya.

tak usah menyeru nama Tuhanmu, karena sesungguhnya Ia melampaui semua tanda baca

-2006-

No comments: