Monday, March 21, 2011

andai

saya tahu, saya sangat manja jika tertekan oleh kuliah. tak seperti orang lain yang mesti menahan liur karena tak sanggup kuliah, atau bekerja keras cari biaya sendiri. saya juga tak salah masuk jurusan. ilmu antropologi adalah ilmu yang saya minati, dan banyak berjasa dalam memperluas wawasan saya. dosendosen juga profesional. satu dua orang tak sesuai harapan sih wajar. tak semua orang pintar cakap mengajar, dan tak semua yang cakap mengajar bisa cukup toleran, atau bahkan mengakui mahasiswanya pintar. tapi kasus itu kiranya terjadi di tiap kampus, tiap cerita membutuhkan karakter yang lebih buruk dari yang lain, meski tak selamanya itu jahat. lalu apa yang membuat saya tertekan?

umur saya duatiga. semester tujuh. ipk satukomasembilan, sks yang dianggap lunas baru separuh. ibu saya dua tiga tahun lagi pensiun. keterampilan saya terbatas. mental saya apalagi. dan sepertinya, jika takdir dan kewarasan saya baikbaik saja, saya akan hidup agak lama lagi di dunia. mungkin menikah dan beranak. mungkin juga semua lakilaki serempak sadar kalau saya alien, tak cocok untuk diajak sumpah sehidup semati dan membiakkan manusia lagi.

ah sialan, semakin tua semakin sulit ketawa. dasar saya bungsu sial, yang tak punya hak istimewa untuk hanya memikirkan diri saya sendiri. pengetahuan dan kesadaran malah membikin ini hati renta, dan terbelalak memikirkan bahwa semua orang memaksa saya hidup normal. yaya, cari nilai dan dapatkan ijazah, lalu cari kerja dan cari uang banyak. hiduplah seperti seharusnya. ingat, beras+buku+baju itu bukan sekonyongkonyong datang dari langit. kalau tidak lulus kuliah mau apa?

ah, kampret, andai saja saya punya hak istimewa untuk jadi mahasiswa menahunThursday, October 14, 2010 at 12:51am
seperti waktu para dosen saya muda dulu. andai saya punya kemampuan beragam, tak hanya mengeluh dan menghitung halhal yang membuatnya minder-daftar kebodohan yang tak kunjung habis itu- andai saja di indonesia ini ada pekerjaan yang gajinya tinggi tapi tak bikin hati dan logika saya linu, andai saja saya bisa tidur dan tak perlu mengoceh.

Thursday, October 14, 2010 at 12:51am

No comments: