Monday, March 21, 2011

kiss me, thrill me

Edit
kiss me, thrill me.
by Pradewi Tri Chatami on Wednesday, December 8, 2010 at 4:51pm
jika kau menemuiku hanya untuk menciumku, lebih baik kau tak pernah menginjakkan kakimu lagi disini. aku tidak dalam suasana baik untuk bercumbu, meski cuaca hendak membuat es belulang dari tubuhku. aku sedang memikirkan hal lain. sesuatu yang membuatku hidup. sesuatu yang lebih dari ini, kini. kau tahu, aku tak pernah bahagia jika hidupku tidak dalam bahaya. kali ini, mimpi-mimpiku buruk: semuanya cerita peri tabah yang kawin dengan pangeran, rukun dan makmur hingga akhir waktu. itu membuatku sedikit sedih. bakarlah lilin di rambutku, agar setidaknya kepalaku merasakan hal yang nyata. jangan kurung aku disini. tak ada bunga musim semi, gerimis yang manis, atau badai topan. disini terlalu aman, lemparlah aku ke kolong jembatan, biarkan aku bertemu keramaian, atau biarkan aku membusuk sendiri di museum dan perpustakaan. ah, aku rindu taman itu! tempat gelandangan berbaur dengan bunga rumput dan lampu-lampu temaram.

aku ingin pergi dari sini, jauh, jauh dari semua hal yang mengancam kewarasanku. kau tahu, akhir-akhir ini aku terlalu sering melamun dan tidak mengerjakan apapun. aku tidak bisa belajar di kelas, tidak bisa tenang membaca, tidak bisa menulis, aku terus mengulang kesialan yang sama. tanpa belajar dan membaca, tanpa menulis dan bekerja, pengetahuan yang tersisa hanyalah bahwa aku goblok. tak ada yang lebih keji daripada setiap hari terbangun menyadari bahwa aku hanyalah sampah. aku butuh aku yang lain, yang baru, yang bertenaga, yang siap menempuh bahaya. kau membuatku lemah. dan setelah lemah, kau membenci kelemahanku. barangkali aku masih dalam bahaya.

kemarilah, peluk aku. cium aku.


hadeuh, gak bisa konsen.

sebel.

sedih.


December 8, 2010 at 4:51pm

No comments: