Tuesday, April 12, 2011

kamis ini, untuk pagi yang masih bersembunyi

dalam lelah, ia menghela nafas. ia menatap lelaki di sampingnya dan tersenyum, betapa mudah ia jatuh terlelap. lelaki itu begitu mudah terpejam hingga kadang perempuan itu cemas kekasihnya dicuri mimpi. ada sejuta peri dalam mimpi yang mau mengajakmu menari atau sekedar haha hihi.

perempuan itu menoleh. aku tak sanggup kehilangan tukang tidur ini, maka ia mesti bebas bernyanyi dengan mimpi. barangkali bisa hilang perih itu. perempuan itu menyelimuti kekasihnya dan mengecup kelopak matanya. aih, mata yg tak bisa kujewer, pikirnya.

ia beranjak, seketika menyurut dalam bayang, kembali pada kertas, pada bolpoin, pada tangan, pada badan, pada kepala, pada jejaring pikir seorang perempuan yg termangu di kursi, membelakangi dengkur halus kekasihnya..



Thursday, November 5, 2009 at 1:22am

No comments: