Monday, April 4, 2011

oh, death.

saya belum juga menghapal doa. juga entah apa yang harus saya bicarakan, tapi saya merasa sedih dan sangat bingung. saya menyukai filmfilm yang berdarah-darah, film pembunuhan, tapi saya selalu bingung setiap orang yang saya kenal meninggal. mungkin karena saya selalu merasa saya tidak berhak hidup, bahwa saya tidak berguna, bahwa saya hanya tinggal menuggu waktu untuk benar-benar bunuh diri. saya masih tertahan, meski dalam setiap imajinasi terliar, saya selalu membayangkan kematian saya dengan dua cara, bunuhdiri atau kecelakaan.

memang, saya mulai mempertimbangkan bahwa mungkin akan ada yang sedih jika saya meninggal, tapi saya yakin, kematian saya akan berlalu dengan cepat, semoga semua orang yang pernah saya salahi memaafkan dan melupakan saya. untuk apa saya hidup? mereka, teman-teman saya itu adalah orang-orang yang bersemangat, orang-orang yang Hidup, dan tiba-tiba, mereka dipanggil. dan lepas sudah nyawa itu. tuhan, kenapa bukan saya? kenapa? kenapa mereka? apakah kau sengaja mengulur waktu agar aku bisa berbuat sesuatu? tapi apa? apa yang saya mampu, tuhan? apa? saya tidak bisa melakukan apapun dengan baik, saya juga bahkan tidak bisa membahagiakan orang-orang terdekat saya. menyenangkan juga tidak. oke, fine, kau suruh aku berubah. tapi untuk apa? untuk apa? untuk apa?

jika memang selama ini umur saya hanya dihambur-hamburkan, apakah saya punya jatah untuk sekadar memperbaiki langkah? sekadar membuat orang-orang yang saya kenal tersenyum, sekadar melihat mereka senang, sekadar mengetahui bahwa saya tidak meyusahkan mereka, sekadar, hanya sekadar.

tuhan...



March 9, 2010 at 2:54pm

No comments: